NUSANTARA

504 Pekerja Swasta di Sulut Terinfeksi HIV

Sebanyak 504 pekerja swasta di Sulawesi Utara (Sulut) terinfeksi HIV, karena Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sulut itu ...
OLAHRAGA

Swasta Diharapkan Berperan Dalam Kemajuan Sepak Bola Lampung

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lampung terus mencari terobosan pendanaan klub sepak bola melalui sponsor swasta dan...
JAJAK PENDAPAT
Pilihan Anda Untuk Gubernur Lampung Mendatang?
1.Ridho Ficardo
2.Herman HN
3.Barlian Tihang
4.Amalsyah Tarmizi
5.Alzier Dianis Tabran
6.Lainnya



Hasil jajak pendapat

Bookmark and Share
 
 
Gubernur Lampung, Sjachroedin ZP saat melantik (rom/dok)
23/11/2012 17:02 WIB
Gubernur Lantik Pejabat Eselon II dan III

BANDARLAMPUNG News - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung kembali melantik (rolling) 12 pejabat struktural eselon II dan 16 pejabat struktural eselon III di lingkungan Pemprov  Lampung. Pelantikan berdasarkan surat keputusan Gubernur Lampung No.821/21/6660/II.09/2012 tertanggal 21 November tahun 2012 tentang pelantikan dan pemberhentian pejabat.

“Rolling merupakan bentuk penyegaran dan ini biasa agar dapat mengembangkan karier dan memberikan kesempatan yang lain,” kata Gubernur LampungSjachroedin Zp dalam sambutannya di gedung Balai Keratun Pemprov Lampung, Kamis (22/11).

Sjachroedin ZP mengatakan, saat ini banyak pejabat di lingkungan pemprov yang akan memasuki masa pension. Satu di antaranya yaitu  Inspektur Daerah yang akan masuk pension. Kemudian jabatan para staf ahli banyak yang memasuki masa pensiun  pension.

"Setelah kami geser-geser ternyata masih banyak yang kosong juga. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (kadispora) masih kosong dan Polisi Pamong Praja (Pol PP) juga kosong, serta Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) juga masih kosong " kata Sjachroedin, usai melantik para pejabat struktural.

Menurut Sjachroedin, kekosongan ini harus segera diisi. Apalagi telah disiapkan untuk mengiisi posisi PNS di Kabupaten Pesisir Barat, tentu harus harus dipersiapkan agar tugas pokok bisa dipahami dan berjalan dengan baik. "Bagi Plt akan diuji dulu. Jangan sampai setelah ditetapkan tidak cocok dengan pekerjaannya, Sehingga dapat menghambat pelayanan," kata Sjachroedin.

Sjachroedin menegaskan, jabatan bukan merupakan hak seseorang pejabat tertentu tapi harus mempunyai syarat kepangkatan. Seperti halnya DPRD dengan eksekutif tentu beda, hanya berbeda dari segi fasilitas.

Pada jabatan eselon II, Sutoto yang semula menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menduduki jabatan baru sebagai Asisten Bidang pemerintahan (Aspem) Sekretaris Daerah Provinsi Lampung. Kemudian Fahrizal Darminto yang semula menjabat Asisten Bidang Pemerintahan kini menduduki Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan.

Dr Relliyani RM Kes yang  semula menjabat Asisten Kesra, kini menduduki jabatan baru sebagai Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan hidup (BLHD). Selanjutnya Elya Muchtar yang semula Staf Ahli Gubernur menggantikan Relliyani sebagai Asisten  Kesra.

Selanjutnya, Ir Piterdono dari Kepala Dinas BLHD kini menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi,Tarmizi Nawawi semula Staf Ahli gubernur kini menjabat Kepala Badan Perpustakaan Daerah.

Jabatan baru pada Diskominfo saat ini diisi (Plt) Masri Yahya SE MM yang semula kepala Bidang BNPB. Sedangkan posisi Dinas Pemuda dan Olah raga saat ini kosong dikarenakan Hanibal dimutasi sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia. Kemudian untuk Inspektorat kini dijabat oleh Harun Al-Rasyid. Sedangkan Henry Iswandi, semula Kasat Pol PP kini menjabat sebagai Kabiro Otonomi daerah (biro Otda).
(ris/wan/bln)